Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.162 per Dolar AS, Investor Tunggu Hasil RDG BI

 Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.162 per Dolar AS, Investor Tunggu Hasil RDG BI


LITERAKSI.COM - Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu pagi, 22 April 2026. Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.08 WIB, rupiah tercatat melemah sebesar 19 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp17.162 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya.


Investor Bersikap Wait and See Jelang RDG BI

Pengamat pasar uang, Lukman Leong, menilai pergerakan rupiah hari ini cenderung stabil dengan kecenderungan melemah terbatas. Menurutnya, pelaku pasar saat ini mengambil sikap wait and see sambil menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI).

RDG BI merupakan agenda rutin bank sentral untuk menentukan arah kebijakan moneter yang berpengaruh terhadap pasar keuangan, termasuk nilai tukar rupiah. Keputusan yang diumumkan sore nanti dinilai akan menjadi sentimen utama bagi pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

Sentimen Global: Konflik AS-Iran Masih Membayangi

Dari faktor eksternal, kondisi pasar masih dibayangi ketidakpastian geopolitik. Meskipun gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan diperpanjang, situasi belum sepenuhnya kondusif.

Iran disebut masih enggan kembali ke meja perundingan, sehingga meningkatkan kekhawatiran investor dan menahan penguatan mata uang di kawasan, termasuk rupiah.

Proyeksi Kurs Rupiah Hari Ini

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS sepanjang hari ini.

Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan potensi penutupan di rentang Rp17.140 hingga Rp17.180 per dolar AS.

Posting Komentar untuk "Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.162 per Dolar AS, Investor Tunggu Hasil RDG BI"